Pengalaman Kena Mata Ikan

Artikel ini masih berhubungan dengan artikel sebelumnya yaitu Sakit Mata Ikan dan Obatnya, kejadiannya sekitar 1.5-2 tahun yang lalu.

Pertama terlihat bulatan bening kecil di bawah kelingking kaki sebelah kanan dan tidak mengira kalau itu adalah mata ikan. Bulatan itu saya kira berisi semacam cairan dan akan pecah secara sendirinya, jadi saya diamkan saja dan tidak begitu saya pedulikan. Dua tiga minggu berjalan tetapi bulatan tidak pecah-pecah juga dan kelihatan lebih besar  dari sebelumnya dan mulai berwarna putih pekat, setelah saya pegang ternyata bulatan tersebut keras, tidak berisi air dan terasa sakit kalau ditekan. Dalam hati mulai berpikir, jangan-jangan ini mata ikan (karena sebelumnya sudah pernah mendengar sakit mata ikan tetapi belum tahu bentuknya kaya apa J), benar !! setelah saya tanyakan ke istri ternyata bulatan yang saya kira berisi air tersebut adalah mata ikan.

Saya langsung mencari tahu pengobatan yang tepat untuk mata ikan ini, mulai dari tanya teman, cari referensi di internet, dll.

  1. Cara yang pertama (sumber dari teman) yaitu diberi saleb kolomag (tapi sayang saleb tersebut sudah tidak beredar)
  2. Cara kedua yaitu dibedah / diambil mata ikannya.

Terus terang saya agak takut untuk dibedah tapi bagaimana lagi, mata ikan harus segera dibersihkan. Sebelum pergi ke dokter bedah saya sempat memeriksakan ke dokter umum untuk penyakit mata ikan saya dan saran dokter satu-satunya cara adalah dibedah dan diangkat supaya tidak tumbuh lagi.

Dengan tekad bulat akhirnya saya pergi ke dokter bedah untuk dilakukan pembedahan. Sekitar 3 minggu setelah dilakukan pembedahan luka akibat bedah sudah kering semua tetapi masih ada yang aneh dari hasil bedah tersebut, bekas sayatan bedah menjadi keras kata istri sih itu efek dari bedah jadi saya cuekin saja dan saya anggap mata ikan sudah hilang.

Waktu berjalan dua minggu kemudian, bekas sayatan yang keras ternyata makin membesar dan makin keras. “Dalam hati berpikir jangan-jangan mata ikan belum sembuh”, ternyata benar mata ikan belum sembuh dan makin membesar sekitar 2 kali lipat besarnya dari yang pertama karena bekas sayatan bedah menjadi mata ikan semua.

Pusing dan bingung jadinya, “Obat apa yang kira-kira bisa mengangkat mata ikan ini ?”. Mau bedah lagi takut kalau muncul lagi dan ternyata memang bedah tidak menjamin hilangnya mata ikan secara permanen.

Saya lanjutkan mencari info dari teman dan tetangga, akhirnya cara pengobatan yang tepat ketemu juga (info didapat dari tetangga sebelah). Caranya yaitu dilakukan bedah cauter (semi lacer) yaitu mata ikan dipanaskan sampai gosong (hitam) kemudian diambil terus dipanaskan lagi sisi yang lain dan diambil lagi dan begitu seterusnya sampai hilang semua.

Akhirnya saya pergi ke klinik tempat dimana ditunjukan oleh tetangga saya tersebut, sebelum melakukan pembedahan saya sempat tanya-tanya ke perawatnya “Apakah sudah banyak pasien mata ikan yang kesini?” dijawab “Sudah banyak dan Alhamdulillah selama ini belum ada yang mengeluh atau komplain”.

Dengan bekal itulah akhirnya saya beranikan untuk dilakukan pembedahan (yang kedua tetapi beda cara) dan berdoa ”Semoga setelah dibedah  mata ikan tidak tumbuh lagi”.

Pembedahan dilakukan dengan cara seperti di atas. Setelah pembedahan selesai saya tidak langsung pulang dan berkonsultasi dengan dokter dan menceritakan apa yang sudah terjadi pada saya sebelumnya.

Pak dokter berpesan, “Memang harus selektif dalam melakukan pembedahan mata ikan ini, kalau cuma dibedah (tidak mematikan virusnya) dan tidak tahu caranya, 80% mata ikan akan tumbuh lagi, dengan metode cauter(dipanaskan) virus atau kuman InsyaAllah akan mati baru diambil mata ikannya. Cara melakukan suntik bius yang salahpun bisa merangsang  tumbuhnya kembali mata ikan setelah dilakukan pembedahan, karena kalau suntikannya pas mata ikan jaringan kulit yang sehat akan tercemar oleh virus dari mata ikan tersebut” imbuh Pak Dokter.

Alhamdulillah stelah dilakukan pembedahan kedua mata ikan sudah hilang.

Iklan

Sakit Mata Ikan dan Obatnya

Penyakit mata ikan atau dalam istilah kedokteran disebut clavus adalah semacam tumor jinak yang biasanya tumbuh pada kulit permukaan kaki. Bentuk mata ikan itu sendiri biasanya bulat dan berwarna putih persis seperti mata ikan beneran.

Ada beberapa pendapat yang menyebutkan penyebab timbulnya sakit mata ikan ini. Pendapat pertama yaitu mata ikan timbul disebabkan oleh virus yang kemudian masuk diantara kulit dan daging kemudian merusak jaringan bawah kulit sehingga makin lama makin mengeras dan membesar. Pendapat kedua adalah seringnya penggunaan alas kaki (sepatu) yang terlalu sempit dalam jangka waktu lama sehingga terjadi penekanan di titik-titik tertentu pada kaki, dari penekanan ini apabila dibiarkan dan berlangsung lama akan menimbulkan pengerasan pada bagian kaki yang tertekan tersebut.

Pengobatan mata ikan bisa dikatakan gampang-gampang susah, gampang kalau kita tahu cara yang tepat dan susah kalau kita tidak tahu dan sembarangan dalam menangani mata ikan ini. Kadang kita menyepelekan mata ikan yang tumbuh di kaki saat masih kecil tapi setelah besar dan mulai menggangu aktifitas kita ( susah jalan misalnya) kita baru sibuk untuk mencari tahu bagaimana pengobatan mata ikan ini.

Pengobatan mata ikan yang saya anggap paling tokcer untuk saat ini adalah bedah cauter.

Tips supaya kita terhindar dari mata ikan antara lain memakai alas kaki (sepatu) yang cukup (tidak terlalu sempit) pastikan kaki nyaman memakainya, selalu ganti secara rutin kaos kaki anda, selalu jaga kebersihan kaki kalau perlu secara rutin dilakukan perawatan yang lebih intensif lagi.