Sanseviera Pagoda, Penghilang Stress dan Bisa Mendatangkan Income

Pertama kali saya beli sanse ini waktu pindah rumah. Kebetulan minggu itu lagi ada pameran tanaman hias. Saat berkeliling bersama istri, saya tertarik pada sanse yang warna daunnya hijau agak tua dan terlihat tegas perbedaan dengan warna putih kekuningan di pinggir daunnya.

Itulah Pagoda, salah satu jenis sanseviera berdaun pendek, kalau kita amati susunan daunnya memang menyerupai pagoda, mungkin karena alasan itulah sanse ini dinamakan pagoda.

Saya beli dengan harga sekitar Rp 75.000,-. Harga tersebut merupakan harga pasaran untuk sanse jenis ini, cuma sanse pagoda ini kelihatannya salah satu jenis sanse yang agak jarang dijumpai . Akhirya saya bawa pulanglah sanse tersebut dengan harapan dapat megembang biakannya dikemudian hari.

Pucuk dicinta ulampun tiba, 3 bulan telah berlalu dan munculah tunas-tunas baru dari samping sanseviera pagoda ini, jumlahnya ada 3 tunas. Setelah dirasa agak besar akhirnya saya pisah masing-masing tunas tersebut, setahun lebih berlalu dari pertama kali saya beli sanse pagoda ini, sekarang jumlahnya ada sekitar 7-8 pot di rumah. Ada beberapa yang saya berikan ke saudara dan induknya yang pertama kali saya beli sudah meninggi dan kemarin mengeluarkan tunas baru lagi (belum sempat dipisah).

Saat di Depok ada pameran tanaman hias iseng-iseng saya menayakan harga sanse pagoda ini, ternyata harganya masih stabil sekitar Rp 70.000,- an. Saat saya menawarkan bagaimana kalau saya menjual atau menitip tanaman ke penjual tersebut. Penjual tersebut mau tapi dengan harga setengahnya. Dalam hati saya bergumam “ternyata budi daya sanse pagoda bisa dijadikan alternative usaha sampingan juga”.

Bayangkan bagiamana kalau di pekarangan rumah  kita ada 10 induk dan dalam jangka 3 bulan masing-masing induk memiliki 3 tunas, maka dalam 3 bulan kedepan kita bisa menjual 30 tanaman ini dengan harga Rp 30.000,- an, maka hasilnya adalah Rp. 30.000,- x 30 = Rp 900.000,- masih lagi indukan tadi InsyaAllah juga sudah mengeluarkan tunas lagi saat yang 30 tanaman tadi kita jual. Menarik bukan ? Bagi anda yang suka dan tertarik dengan tanaman ini tidak ada salahnya untuk mencoba mengembangbiakannya. (UWe)

Iklan

Tertatik Sansevieria

Menindak lanjuti artikel sebelumnya “ Hobi Tanaman Hias”, dari beberapa jenis tanaman yang penulis miliki, penulis tertarik dengan tanaman Sansevieria.
Sansevieria disebut juga tanaman pedang-pedangan atau lidah mertua, tanaman ini disamping cantik dan simpel juga bagus untuk hiasan di luar maupun di dalam ruangan. Yang membuat penulis tertarik adalah perawatannya yang tidak begitu sulit, cocok untuk daerah tropis seperti Indonesia dan manfaatnya untuk menyerap racun dan polutan yang ada di udara. Begitu ketertarikan jatuh pada Sansevieria penulis perlahan tapi pasti mulai mengumpulkan atau berusaha mengkoleksi beberapa jenis Sansevieria ini, mulai dari lingkungan satu komplek sampai ke tempat yang lain.
Bagi teman-teman atau pembaca yang mungkin ada kesamaan minat dan ketertarikan dengan Sansevieria mungkin suatu saat bisa barter (tukar-menukar) atau mungkin bisa untuk hubungan bisnis yaitu jual beli tanaman tersebut. Untuk saat ini penulis masih berusaha mengembangankan dan menambah koleksi Sansevieria tersebut. Ada beberapa jenis yang penulis miliki diantaranya Sanse Pagoda yang menjadi sanse pertama yang penulis miliki.